Final Review – Anime Summer 2015

Gue cuma pengen mengabarkan kalo sebelumnya ada post mengenai kesan pertama gue terhadap anime summer 2015. Bisa cek disini (monggo di klik). Now let me tell you, you and you, tentang komentar terakhir gue mengenai para anime tersebut. Tidak semuanya, hanya yang lagi ingin gue ketik.

1. Gate: Jietai Kanochi Nite, Kaku Tatakaeri

gate1

Genre : Action, Adventure, Fantasy, Military
Studio  A-1 Pictures
Adaption : Light Novel

Anime ini mendapatkan jatah season 2 yosha! Wajar sih, episode terakhirnya masih blom ada titik kejelasan akhir ceritanya. Sebenarnya ketika gue nonton keseluruhan episodenya, anime ini ga terlalu bikin gue “duh ga sabar episode selanjutnya minggu depan”. Ngga ampe bikin gue begitu. Tapi tiap episodenya enak untuk diikuti kok. Di anime ini terlihat bagaimana jadinya bila dunia fantasy dan di luar logika yang sering kita temui dalam anime dan komik bertemu dengan dunia manusia yang kita tahu sekarang ini. Walaupun awalnya kedua sisi dunia itu kaget, tapi lambat laun bisa diterima. Memang sih, suatu hal yang baru itu tidak bisa langsung diterima begitu saja. Semua ada proses. Sama kayak yang baru saja diputusin pacarnya, semua ada proses buat lo move on *out of topic*

Si MC (Main Character) merangkap otaku alias si Itami, tak disangka-sangka ternyata adalah seorang duda tanpa anak. Mantan istrinya adalah seorang otaku juga yang pekerjaannya membuat komik genre Yaoi. Selain karakter baru si mantan istri itu, ada karakter putri ketiga kerajaan bernama Pina Co Lada. Si putri ini sendiri, semenjak dibawa melewati Gate, ia menemukan komik yaoi yang dia anggap sebagai mahakarya. Bagian akhir season 1 ini ditutup dengan adanya seorang Elf yang ingin meminta bantuan Itami untuk memburu naga dan dimulainya kerja sama antara kerajaan dan Jepang. Yok ditunggu gimana kelanjutan ceritanya di season 2 yang dikabarkan tayang tahun 2016.

2. Ranpo Kitan: Game of Laplace

ranpo2

Genre : Horror, Mystery
Studio : Lerche
Adaption : Original

Gue ga menduga kalau ceritanya bakal seseru ini. Waktu awal nonton, gue pikir kalau ini anime cuma sekumpulan episode mengenai kejahatan dan misteri yang akan diungkapkan oleh Kobayashi and friends.

Puncak cerita dari anime ini dimulai ketika munculnya penjahat dengan julukan 20faces alias 20 muka. 20faces ini adalah orang yang membunuh penjahat yang belum dihukum atau dibebaskan. Misalnya, ada penjahat yang membunuh seseorang, tapi ia dibebaskan karena adanya gangguan jiwa. Penjahat seperti ini yang biasanya jadi target 20faces. 20faces ini originalnya adalah sahabatnya Akechi dulu ketika sekolah. Si Namikoshi ini adalah korban bully di sekolah dan di rumah pun ia diperlakukan dengan kasar oleh orang tuanya. Karena itu, ia membunuh teman dan orang tuanya. Ia menganggap bahwa orang jahat seperti mereka seharusnya dihukum, tapi kenapa mereka dibiarkan begitu saja? Begitu konsep pikirannya. Dengan “hukum mutlak” yang ditemukan oleh Namikoshi, ia merencanakan penyebaran 20faces ini. Semenjak kematian palsunya sebagai 20faces, muncul banyak 20faces lain dimana-mana. Mereka adalah orang yang menganggap bahwa hukum di dunia ini tidak tepat. Mereka adalah orang yang diperlakukan secara tidak adil tapi tidak ada yang menolong mereka.

Kobayashi kamu kenapa begitu sih… Oke tokoh cowok cantik satu ini memang agak beda. Entah dia masochist atau tidak. Tapi Kobayashi santai dengan semua peristiwa kejahatan di sekitarnya dan senang bila ada pembunuhan. Yang membuat unik dari anime ini adalah semua kasus disampaikan dengan gaya teater. Tirai, sorotan lampu dan benda-benda disekitarnya seakan kita lagi menonton cerita teater. Dari sisi ceritanya, menurut gue bagus kok. Sayangnya adalah ending yang kurang bikin gue puas. Karena di ending, tidak jelas apakah Namikoshi masih hidup atau tidak setelah bunuh diri jatuh dari tower. Dan sampai akhir cerita pun, cinta (?) tak terbalas Hashiba pun sama sekali tidak ada pencerahan lol

3. Rokka no Yusha

rokka2

Genre  : Action, Adventure, Fantasy, Mystery, Magic
Studio : Passione
Adaption : Light Novel

Ada yang bilang anime ini ceritanya seru. Alasannya karena katanya tiap episode bikin penasaran siapa orang ketujuh dalam Rokka no Yusha. Tapi gue dari pertengahan keseluruhan episode, udah ketebak siapa pelakunya ._. Entah gue yang kepintaran atau gimana. Next, awal gue nonton ini, gue kira tentang petualangan untuk membunuh raja iblis. Karena memang pada awal episode, diceritakan bahwa Rokka no Yusha ada untuk membunuh raja iblis. Tapi makin mendekati akhir episode, konflik mereka cuma berputar-putar di “siapa orang ketujuh?”.

Sesuai foto spoiler di atas, Nashetania mengaku sebagai orang ketujuh. Lalu adegan beralih ke Nashetania kabur dari serangan para Rokka no Yusha, tapi adegannya itu doang. Kabur dan menghilang. Ga dijelasin gimana proses pengejarannya. Pokoknya di akhir cerita, Nashetania pergi seperti angin begitu saja. Gue pikir karena Nashetania sudah ketahuan, damailah para Rokka no Yusha. Ternyata tidak. Tiba-tiba datang cewek gemuk pendek dengan big oppai, mengaku kalau dirinya adalah salah satu Rokka no Yusha. Mungkin para Rokka no Yusha lainnya sudah cape dengan “main tebak-tebakan” siapa orang ketujuh, akhirnya mereka semua bersama mulai menuju ke tempat raja iblis. Tidak peduli siapa orang ketujuhnya. TAMAT.

Gue speechless dengan scene terakhir. Mereka ber7 lagi berada di pinggir tebing, terus salah satu karakter yang bernama Adlet, mengucapkan kalimat keren layaknya seorang pemimpin bahwa ini saatnya untuk melawan raja iblis. Ga ada adegan atau kejelasan akhir nasib si raja iblis. Ya semoga nanti ada cerita tambahan atau sejenisnya, supaya nama raja iblis tidak hanya jadi sebuah nama yang cuma disebutkan saja.

4. Joukamachi no Dandelion

joukamachi1

Genre : Action, Comedy, Slice of Life, Seinen
Studio : Production IMS
Adaption : Manga

Congrats buat dirimu Shuu yang terpilih menjadi raja 🙂

Hmm trus apalagi ya komentar gue. Slice of life tentang para anak raja ini ya begitu. Anime yang tidak perlu pake otak waktu nonton. Gue hanya terhanyut oleh para seiyuu yang emang pada ga asing suaranya. Ah iya, entah kenapa scene favourite gue waktu diceritakan masa kecilnya Akane. Bukan karena apa yang terjadi waktu masa kecilnya, tapi suaranya. Gemesin.

5. Charlotte

charlotte1

Genre : School, Super Power
Studio : P.A. Works
Adaption : Original

Good job P.A. Works. Ceritanya bagus dan gue suka banget dengan karakter Nao. Tapi ada beberapa miss di anime ini. Episode 11 terlihat banget ceritanya dipaksakan. Lalu endingnya juga dipaksakan gimana gitu. Entahlah ini cuma feeling gue doang. Tapi sepertinya endingnya mau diceritakan bahagia, tapi tidak bisa membuat gue merasa ikut bahagia ketika nonton. Dibilang sedih bukan, bahagia juga bukan. Biasa aja ‘-‘ Sayang banget, padahal cerita awalnya menarik. Dan kalau ada yang memperhatikan, di credit ending lagunya waktu episode 10, ada tulisan Creators in Pack Yogyakarta dan Jakarta. Berarti mereka terlibat *jreng*

Sebenarnya gue ingin melihat kelanjutan hubungan Yu dan Nao. Walaupun Nao sudah mengakui dirinya sebagai pacarnya Yu, tapi tetap saja gue penasaran tingkah si Nao kalau berhadapan dengan seorang pacar. Yang sudah nonton pasti tau kan bagaimana sifat Nao. Gue pengen liat “muka merah merah” si Nao hahahaha. Ah  intinya adalah, selamat berbahagia Yu dan Nao :3

6. Shimoneta to iu Gainen ga Sonzai Shintai Taikutsu na Sekai

shimoneta1

Genre : Comedy, Ecchi, School
Studio : J.C. Staff
Adaption : Light Novel

Karena gue download yang sub Indonesia, dan you know lah bagaimana para subber Indonesia kalau udah berurusan dengan anime seperti ini. Subnya tidak tanggung-tanggung. Mau disensor tapi sok gagal. Jadilah tiap episode penuh kalimat terlarang *smirk*

Anime ini berakhir dengan 4 sekawan yang memutuskan untuk menyebarkan “hukum mesum itu baik bagi kehidupan”. Anna tetap terobsesi dengan Okuma, bahkan semakin ke akhir episode, serangannya makin ekstrim. Anna bahkan dapat mencium bau Okuma dari kejauhan. 1 bakat terpendam dirinya toh. Goriki, tokoh cowok macho berbadan besar, terlihat banget dia sebenarnya suka dengan Okuma. Damn menjurus ke yaoi juga!? Tapi Goriki sendiri ga nyadar buat 1 hal ini. Dan namanya sebagai Goriki memang cocok. Karena menurut gue mukanya samar-samar mirip gorilla. Gue yakin ini nama sengaja dibikin sebagai plesetan ._. Anime yang ceritanya epic walaupun berbau ga enak LOL

7. Kangoku Gakuen Prison School

prison1

Genre : Comedy, Ecchi, Romance, School, Seinen
Studio : J.C. Staff
Adaption : Manga

Anime epic juga season ini. Karena endingnya yang gantung dan bikin penasaran, gue akhirnya ampe download manganya. Tapi adatapsi anime ini memang ga mengecewakan, bagi yang belum baca manganya ataupun yang udah. Entah mau ada season 2-nya atau tidak. Tapi yang jelas anime ini diangkat jadi live action juga. Tidak tanggung-tanggung, dipegang oleh sutrada film jav. Sebenarnya gue nonton anime ini ga terlalu mentingin unsur ecchinya. Comedynya kental kok dan gue ga menyesal.

Opening animenya lucu. Lucu di liriknya. Gue selalu merasa “gelik” tiap ngebaca arti lirik lagunya. PENJARA CINTA, BERUSAHA UNTUK KABUR. PENJARA CINTA, NAMUN TAK BISA KABUR. PENJARA CINTA, KABUR KEMANA PUN. KATANYA CINTA DI DUNIA INI ABADI. KATANYA CINTA DI HATI INI TIDAK AKAN MATI. OH PENJARA!

SYET GUE JADI IKUTAN NGETIK CAPS MIRING GINI

Semoga ada season 2-nya. Mbak Hana juga yang tabah ya. Dirimu ngisi suara Hana jadi ternoda begitu hiks 😦

8. Overlord

overlord1

Genre : Action, Fantasy
Studio : Madhouse
Adaption : Light Novel

Cerita ending animenya mancing bakal ada season 2. Cerita masih jelas bakal berlanjut. Munculnya organisasi yang menentang Nazarick. Lalu ada sekilas karakter baru yang gue yakin bakal punya peran penting. By the way, lagu opening dan ending animenya enak semua. Agak nge-rock gitu, tapi jadi enjoy untuk didengar.

Adegan favourite gue adalah waktu pertarungan si vampire, Shaltear dengan karakter utama, Ains yang merupakan tengkorak berjalan (?) alias undead. Yang pernah main game genre RPG baik itu online ataupun offline, pasti reaksinya bakal “wow wow” di final battle tersebut. Sebelum memulai pertarungan, Ains menggunakan Buff dan Skill. Gue malah ketawa pas liat dia menyebutkannya. Why? Karena banyak banget. Gue mungkin bakal iseng ngasih tau apa aja Buffnya nanti di bawah ‘-‘)/ Sebenarnya gue penasaran akan gimana nasib badan asli manusianya Ains. SAO aja walaupun kejebak lama di dalam game, tetap aja balik ke real life. Kalau anime ini bagaimana? Well let’s see next time

Body of Effulgent Beryl. Fly. Bless of Magic Caster. Infinity Wall. Magic Ward. Holy. Life Essence. Greater Full Potential. Freedom. False Data. Life. See Through. Paranormal Intuition. Greater Resistance. Mantle of Chaos. Indomitability. Sensor Boost. Greater Luck. Magic Boost. Draconic Power. Greater Hardening. Heavenly Aura. Absorption. Penetrate Up. Greater Magic Shield. Mana Essence. Triple Maximize Magic. Explode Mine. Triple Magic. Greater Magic Speal. Triple Maximize. Booster Magic. Magic Arrow. HOAM

9. Gakkou Gurashi

himouto1

Genre : Mystery, Horror, School, Slice of Life, Supernatural, Seinen
Studio  Lerche
Adaption : Manga

ARGHHH TAMAT T_T  Awal cerita menggemaskan dan lucu. Apalagi karakter yang bernama Yuki langsung menarik perhatian gue karena tingkahnya itu. Tapi seiring berjalannya episode, udah mulai tuh terbongkar sisi gelap cerita anime ini. Pas di awal diketahui kalau Yuki karena shocknya terhadap “malepataka zombie” yang terjadi,  akhirnya selalu mengkhayal kalau hidup di sekitarnya masih normal. Teman sekelasnya masih hidup. Ia bahkan selalu rutin ke kelasnya dan seolah belajar seperti biasa. Kemudian diketahui juga ternyata guru yang selalu bersama mereka yang bernama Megumi ternyata udah mati. Serius deh, bagian ini gue paling ga dapat diduga. Lalu diketahui juga kalau sekolah yang mereka tempati ini sudah menduga akan ada wabah zombie. Sehingga banyak fasilitas mendukung untuk hidup layaknya penampungan sementara. Lalu makin ke akhir episode, makin greget karena zombie sudah menerobos masuk dan salah satu teman Yuki tergigit. Pokoknya gue ga menyesal nonton ini.

Adegan penutup anime ini adalah seperti gambar di atas. Karena ada orang lain yang menemukan gambar tersebut, berarti di luar sana masih ada yang selamat dari virus. Tapi bagaimana nasib para gadis itu? Gue penasaran parah. Semoga ada cerita tambahan dalam bentuk OVA. Karena jelas anime ini ga bakal ada kelanjutan untuk season baru :”)

10. Akagami no Shirayuki-Hime

shirayuki1

Genre : Drama, Fantasy, Historical, Romance, Shoujo
Studio : Bones
Adaption : Manga

Pas awal tayang, anime ini masuk 5 besar di daftar anime summer yang langsung di drop oleh para pecinta anime. Tapi coba tebak? Anime ini mendapatkan season 2 pada tahun 2016. Dan gue senang banget buat berita yang satu ini. Atas kecintaan gue terhadap semua tokoh cowok cakep berambut putih, gue pun memasukkan si Pangeran Zen dalam daftar pacar khayalan *plak*

Entah siapa yang suka duluan, tapi firasat gue sih Pangeran Zen, akhirnya di akhir episode 11 mereka saling jujur dengan perasaan masing-masing. Zen bilang kalau dia ingin berjalan di jalan yang akan menuju kebahagiaan bersama Shirayuki. Ini udah keliatan kalau di season 2 bakal tentang “jalan” tersebut. Gue berharap lebih banyak adegan romantis for this white-red couple di season 2. Ada 1 tokoh bernama Obi yang merupakan salah satu pengawal pribadi Zen. Terlihat kalau dia sebenarnya tertarik dengan Shirayuki. Mungkin saja Obi akan menyatakan perasaannya pada Shirayuki? Aye ayeee >w< Mari menunggu kelanjutan ceritanya saja.

11. God Eater

god eater

Genre : Action, Demons, Fantasy, Supernatural, Military
Studio : Ufotable
Adaption : Game

Ketika gue ditanya tentang pendapat mengenai anime yang satu ini, hanya ada 1 kalimat yang terlintas di otak. “Penayangannya sering ditunda, episodenya sedikit pula.” Walaupun di akhir episode 9, ada pemberitahuan bahwa episode 10 – 13 akan dilanjutkan season winter, tapi itu masih tahun depan. Grafiknya sebenarnya agak kurang menurut gue. Tapi karena ceritanya bagus dan battlenya lumayan seru, tertutup deh itu sisi minusnya. Plusnya adalah soundtracknya enak XD Udah pasti ini gue bakal donlot semua original soundtracknya nanti yang albumnya akan rillis akhir bulan Oktober ini.

Waktu nonton anime ini, gue jadi mulai main game PSPnya. Tapi karena yang versi English baru God Eater 1, jadilah gue main yang itu dulu. Lumayan seru dan banyak karakter yang ga asing dari anime. Oke gue mesti bersabar sampai tahun depan. Kalau mengikuti alur cerita game God Eater 1, apakah Lindow bakal mati? Ugh

12. Himouto! Umaru-chan

himouto1

Genre : Comedy, School, Slice of Life
Studio : Dogakobo
Adaption : Manga

Umaruuu~ Gonna miss you dek Umaru :3

Dari awal episode sampai akhir, anime ini memang anime slice of life yang mententramkan hati (?) Dan sampai akhir episode, Umaru tetap tidak ada perubahan dengan sikapnya yang pemalas. Entah kenapa Umaru mencerminkan dengan gue dulu semasa sekolah yang kerjaannya cuma main game online dan nonton anime. Tapi semua berubah ketika umur gue makin bertambah dan masih banyak yang harus gue pikirkan untuk masa depan*heleh curhat*

 

SEKIAN

Ada beberapa anime yang gue drop ketika di pertengahan cerita atau males gue review disini.
Misalnya Aoharu x Kikanjuu. Karena ceritanya cuma seputar survival game tembak menembak, makin lama jadi males nontonnya. Tapi tetap aja gue habisin sampai akhir episode, cuma gue agak males reviewnya aja.
Lalu Gangsta, karena memang gue dasarnya kurang suka story anime ini yang tentang kehidupan para mafia dan gangsta, jadilah di episode 7 udah gue drop.
Next Makura no Danshi, gue sebenarnya suka anime ini. Tapi karena sizenya yang besar tiap episode, jadi blom gue lanjutin download sampai sekarang. Anime ini masuk list download “tertunda” gue kok. Bayangin aja, 1 episode cuma 4 menit tapi sizenya hampir 100mb ._. Mungkin gue belom ketemu link yang hemat aja sih.

insert

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s