Review Buku #1 – Vampire Academy Series (2007-2010)

VA

Love and loyalty runs deeper than blood.

Richelle Mead, salah satu novelis genre fantasy yang greget.

VA (Vampire Academy) ini punya 6 seri buku. Gue coba buku pertamanya dan reaksi gue adalah “DAMN THIS FABULOUS BOOK WITH EPIC STORY”. Penyampaian alur cerita oleh Mead ini sanggup bikin gue kebayang-bayang semua adegannya. Penokohan dan sifat para tokoh di dalam novel ini juga tergambar jelas. Pokoknya keren banget hingga bikin gue merinding kagum. Gue bikin review panjang untuk series favourite ini. Be ready.

Dalam setting cerita dunia VA, dijelaskan bahwa ada 4 golongan mahluk yang hidup. Mereka adalah moroi, dhampir, strigoi dan manusia.  Moroi adalah pure vampire. Para moroi bisa dibilang adalah vampire baik. Walaupun mereka meminum darah manusia layaknya vampire pada umumnya, mereka tidak pernah membunuh manusia dan bisa dibilang tidak mau berurusan dengan manusia. Moroi punya dunianya sendiri. Mereka dipimpin oleh seorang ratu dan hidup dengan menyembunyikan keberadaan mereka dari manusia. Walaupun menyembunyikan keberadaan mereka, moroi tetap dapat pasokan darah dari para manusia. Moroi menyebut mereka feeder. Para feeder ini rela memberikan darah mereka karena tergoda oleh gigitan para vampire yang mengandung morfin. Kesimpulannya, para feeder ini senang atas semua kenikmatan yang didapatkan dari setiap gigitan vampire, semacam kecanduan narkoba.
Setiap moroi mempunyai ketangkasan melebihi manusia dan dapat menguasai elemen sihir. Pada umumnya, elemen sihir yang ada adalah tanah, api, air dan udara. Tapi ada elemen sihir langka yang jarang ditemukan penggunanya. Elemen sihir itu ada spirit (roh). Para moroi tidak pernah menggunakan sihir mereka untuk bertarung. Penggunaan sihir untuk bertarung dan semacam kekerasan dilanggar dalam dunia moroi. Oleh karena itu, kebanyakan para moroi, terutama bangsawan moroi, biasanya mempunyai novis untuk melindungi mereka dari hal yang tidak diinginkan.

Only a true best friend can protect you from your immortal enemies

Dhampir adalah half-vampire and half-human. Dhampir pria pada umumnya hidup sebagai pengawal para moroi. Para pengawal untuk moroi ini disebut novis. Hanya sedikit dhampir wanita yang menjadi novis. Dhampir wanita kebanyakan hidup di tempat yang terpisah untuk mengurus anak-anaknya. Para dhampir wanita ini bisa dibilang hanya digunakan sebagai sarana memuaskan nafsu seksual oleh para moroi pria. Para moroi pria ini banyak yang berhubungan intim dengan dhampir wanita dan kemudian meninggalkan mereka begitu saja. Dhampir wanita hanya bisa menerima ini begitu saja. Karena hal tersebut merupakan satu-satunya cara untuk melanjutkan keturunan mereka. Tanpa adanya moroi yang berhubungan dengan mereka, maka tidak ada dhampir lagi. Hubungan intim antara sesama dhampir tidak bisa melahirkan dhampir. Hanya hubungan antara moroi-dhampir yang bisa. Karena itu para dhampir sangat menghargai dan mengabdi pada moroi. Dhampir yang dianugerahi kekuatan dan ketangkasan seperti vampire + kemampuan untuk tahan dari sinar matahari seperti manusia membuat para dhampir cocok untuk menjadi pengawal para moroi.

Strigoi mirip seperti moroi,  vampire yang meminum darah manusia. Bedanya, mereka disebut vampire jahat karena mempunyai kesenangan untuk meminum darah manusia hingga manusia tersebut kehabisan darah dan mati. Para strigoi ini pun juga mempunyai keinginan untuk membunuh para moroi. Strigoi berasal dari moroi yang melakukan pembunuhan pada manusia atau bisa juga diciptakan secara paksa. Caranya adalah strigoi menggigit dan mengambil darah moroi, kemudian meminumkannya kembali kepada moroi tersebut. Para moroi yang berubah menjadi strigoi akan lupa semua hal mengenai kebaikan yang mereka miliki. Strigoi mempunyai sifat sadis dan kejam sehingga membuat moroi membenci mereka. Moroi yang berubah menjadi strigoi dianggap sudah mati dan tidak pernah ada lagi oleh kaum moroi.

Manusia. Sebenarnya tidak perlu terlalu menjelaskan panjang lebar tentang yang satu ini. Tetapi ada 1 hal yang mesti diketahui. Di antara sekumpulan manusia yang hidup di cerita dunia VA, terdapat sekelompok manusia yang mengetahui keberadaan vampire. Mereka disebut Alchemist atau ahli kimia. Sejak dulu, alchemist mempunyai kesepakatan dengan para vampire. Jika para alchemist mau membantu menyembunyikan keberadaan moroi dan dhampir serta seluruh hal yang menyangkut tentang kaum vampire, alchemist akan diberikan tanda emas yang terbuat dari darah moroi. Tanda berupa tattoo tersebut dapat membuat mereka hidup lama dan hampir tidak pernah sakit. Alchemist juga mempunyai ramuan atau obat yang dapat menghancurkan mayat strigoi yang dibunuh oleh para novis.

I’d said it before and meant it: Alive or undead, the love of my life was a badass.

HOAM. Itu penjelasan keseluruhan soal mahluk apa aja yang diceritakan dalam VA ini. Lalu post ini akan sedikit bercerita soal inti kisahnya.

Semuanya bermula dari Rose Hathaway, heroine yg merupakan golongan dhampir dan sahabatnya, Vasilissa Dragomir yg merupakan golongan bangsawan moroi kembali ke St. Vladimir. Setelah 2 tahun kabur karena sebuah alasan, mereka akhirnya kembali ke sekolah tersebut. St. Vladimir adalah sekolah bagi para moroi dan dhampir. Disana moroi belajar layaknya manusia, seperti pelajaran tentang memasak atau sejarah. Dhampir juga sama, hanya saja ada pelajaran tambahan bagi para dhampir. Mereka diajarkan cara bertarung untuk menjadi seorang novis. Karena sudah ketinggalan 2 tahun ajaran, Rose pun berlatih dengan giat untuk menjadi seorang novis yang dapat melindungi Lissa. Hubungan Rose dan Lissa lebih dari sekedar sahabat. Mereka mempunyai ikatan yang dalam, yaitu membaca dan masuk pikiran orang lain. Hal ini hanya terjadi 1 arah –Rose kepada Lissa– . Kemampuan ini didapatkan karena Rose pernah mati dan kemudian dihidupkan kembali oleh Lissa. Lissa mempunyai elemen sihir roh yang merupakan elemen sihir yang langka. Semua orang yang dihidupkan kembali oleh seorang pengguna elemen sihir roh disebut shadow-kissed (dalam bahasa Indonesianya dicium bayangan, tapi gue agak kurang nyaman menggunakan istilah indonesianya disini)

Untuk mengejar ketinggalan, Rose dibantu dan dibimbing oleh Dimitri Belikov. Karena kebersamaan Rose dan Dimitri yang terus menerus, akhirnya muncul percik cinta dalam hubungan mereka *uhuk* . Awalnya mereka tidak mau mengakui hal ini. Tapi semenjak adanya peristiwa panas dan hampir membuat mereka melakukan hubungan intim, mereka pun mulai menyadari perasaan masing-masing. Walapun Dimitri tetap menghindar dan menyangkal karena beban tuntutan dan tanggung jawab sebagai seorang novis yang akan mengawal Lissa. Yup. Mereka berdua akan menjadi novis Lissa kelak. Dan dalam sistem kerja novis, tidak boleh ada hubungan asmara antara novis yang mempunya moroi yang sama untuk dijaga, dengan alasan dapat mengganggu konstentrasi kerja novis.

There’s nothing worse than waiting and not knowing what’ll happen to you. Your own imagination can be crueler than any captor

Tidak cuma Rose yang diceritakan punya kisah cinta disini. Lissa mempunyai hubungan dengan Christian Ozera. Christian merupakan salah satu bangsawan moroi, walaupun nama bangsawan Ozera sudah tidak terkenal lagi. Hal ini disebabkan karena orang tua Christian berubah menjadi strigoi dan itu karena kehendak mereka sendiri. Semenjak itu, semua keluarga Ozera dikucilkan dan tidak diizinkan mempunyai novis. Latar belakang yang suram dari Ozera tidak membuat Lissa berpaling dari Christian. Lissa bahkan juga mempunyai sedikit cerita kelam mengenai keluarganya. Kedua orang tuanya dan kakaknya meninggal dalam kecelakaan dan membuat Lissa menjadi keturunan terakhir Dragomir. Sedangkan suatu keluarga bangsawan moroi itu diakui jika mempunya lebih dari 1 anggota keluarga. Well, dari latar belakangnya aja mereka sudah cocok kok :’)

Dalam sebuah kisah asmara, pasti tidak asing dengan namanya cinta bertepuk sebelah tangan. Ada pria bernama Mason yang mencintai Rose. Mason adalah salah satu teman akrab Rose. Walapun Mason jelas menunjukkan perasaannya, tapi Rose tetap hanya menganggapnya teman. Rose sempat ingin memberi kesempatan kepada Mason, karena ia sudah mulai pasrah dengan sikap Dimitri yang tidak mau mengakui perasaannya secara jujur. Tetapi semua itu berubah ketika Mason mati untuk menyelamatkan Rose dari serangan strigoi.

Selain istilah cinta bertepuk sebelah tangan di atas, pasti tidak asing lagi dengan istilah orang ketiga. Jadi ada karakter pria dan merupakan KARAKTER FAVORIT GUE OMG, namanya Adrian Ivashkov. Rose dan Adrian pertama kali bertemu ketika acara liburan musim dingin yang diadakan St. Vladimir. Adrian itu mendebarkan dan super panas.

Believe or not, waktu gue ngetik ginian untuk menceritakan soal Adrian, gue udah merinding. Sebenarnya dari cerita panjang lebar di atas, bagian cerita ini yang paling gue tunggu.

Don’t worry, little dhampir. You might be surrounded by clouds, but you’ll always be like sunshine to me.

Adrian adalah salah satu keturunan bangsawan Ivashkov yang merupakan bangsawan nomor 1 di dunia moroi, karena ratu moroi sekarang merupakan keturunan Ivashkov. Adrian juga merupakan keponakan kesayangan sang ratu, Tatiana Ivashkov. Adrian yang diberkahi dompet tebal serta wajah ganteng, sexy, cute dan bikin tumpeh-tumpeh ini, awalnya adalah playboy dengan sifat yang buruk. Dia juga suka minum alkohol dan merokok. Sebenarnya kebiasaan buruk Adrian untuk minum alkohol hanyalah suatu cara untuk menghindar dari efek kegilaan yang timbul untuk para pengguna elemen sihir roh (untuk jelasnya silahkan baca di buku). Adrian langsung jatuh hati di awal pertemuannya dengan Rose. Kalimat pertama yang ia ucapkan pada Rose adalah “Little Dhampir”, yang selanjutnya menjadi panggilan kesayangan Adrian untuk Rose. Beda dengan Lissa yang mempunyai kekuatan penyembuhan, sebagai sesama pengguna elemen sihir roh, Adrian mempunyai kekuatan untuk melihat aura seseorang. Selain itu ia juga dapat  masuk dan memanipulasi mimpi seseorang. Adrian tinggal membayangkan orang yang ingin dicapai dalam mimpi, dan simsalabim ia bertemu orang tersebut dalam mimpi yang sama. Adrian hobi masuk ke dalam mimpi Rose dan menggoda Rose (demi apapun gue iri banget sama hal yang satu ini).

Adrian selalu ada dan rela melakukan apapun demi Rose. Bahkan ketika Rose meminta bantuan uang untuk bekal dananya mencari Dimitri yang menjadi Strigoi, Adrian langsung memberikan 1 akun banknya kepada Rose. Rose berjanji akan melihat Adrian sebagai pria ketika ia sudah kembali dari petualangannya. Adrian pun menyetujui permohonan Rose. Di saat itu, Adrian setia menunggu Rose apapun yang terjadi. Walapun dia sudah tau bahwa Rose tetap mencintai Dimitri, bahkan sudah melihat kemiripan aura yang sama antara Rose-Dimitri yang tidak pernah pudar, ia tidak memikirkan hal tersebut. Ia hanya berpikir bahwa yang penting bagi dirinya adalah bisa bersama Rose.

Ketika Rose kembali dari petualangannya untuk mencari Dimitri, Adrian menyambutnya dengan bahagia dan harapan besar tentang janji yang Rose berikan. Ia bahkan memberikan daftar tulisan tentang “Apa saja keuntungan jika menjadi pasangan Adrian”. Tingkah yang so cute banget astaga. Ia bahkan berhenti dari semua tingkah buruknya demi Rose –kecuali kebiasan buruknya untuk menggoda Rose :3 Well, Adrian dan Rose akhirnya masuk dalam hubungan girlfriend-boyfriend untuk beberapa bulan. Mereka melakukan hubungan pacaran sebenarnya, kecuali hubungan intim. Adrian tetap menghormati Rose dan berusaha membuat Rose nyaman dalam hubungan ini. Walaupun sempat ada adegan dimana mereka hampir keblablasan sih. Tapi kejadian itu batal karena lupa bawa pengaman LOL

“I loved you!” he yelled. He jumped up out of his chair so quickly I never saw it coming. “I loved you, and you destroyed me. You took my heart and ripped it up.”

Dalam novel, dikatakan bahwa Rose mencintai Adrian dan tidak bisa membayangkan kalau tidak bersama Adrian. Tapi di adegan cerita lain, Rose dikatakan juga mencintai Dimitri dan merindukannya. Gue kesal dan lumayan terbawa suasana ketika membaca adegan Rose yang plin plan tersebut. Gue tetap membaca dengan harapan ending Adrian yang bahagia. Tapi hingga kalimat terakhir dari seri VA ini, keinginan gue tidak terkabul. Rose sempat dituduh membunuh Ratu Tatiana. Ia akhirnya kabur dari St. Vladimir bersama Sydney Sage –seorang alchemist yang ditemui Rose dalam perjalanan mencari Dimitri yang berubah menjadi Strigoi– dan Dimitri yang sudah menjadi Moroi lagi. Dalam perjalanan kabur dan mencari kebenaran tentang pelaku pembunuhan tersebut, Rose kembali dekat dengan Dimitri TANPA SEPENGETAHUAN ADRIAN -_-

Adrian tetap rutin masuk mimpi Rose untuk mengetahui keadaan Rose dan Rose bertingkah seperti pacar yang merindukan kekasihnya tidak pulang 1 tahun. Bahkan Rose tidak berkata apapun ketika ia tidur lagi dengan Dimitri. Adrian baru mengetahui hubungan Rose dan Dimitri kembali normal lagi ketika ia melihat dengan matanya sendiri waktu Dimitri mencium Rose. Kemudian di akhir chapter, Adrian mengutarakan kemarahan dan betapa kecewanya ia pada Rose. Ia kecewa karena selama ini hanya memegang harapan palsu dan dimanfaatkan oleh Rose. Rose hanya bisa berkata maaf dan sudah begitu saja, Adrian pergi dengan sakit hati yang mendalam.

Duh kan cerita tentang Adrian jadi kepanjangan…

“You kill me, Rose,” he said melodramatically. “Every day is agony without you. Empty. Alone. I pine for you, wondering if you’re even still alive.”

Overall, novel ini recommend banget buat yang suka cerita fantasy. Ya walaupun sebenarnya di atas gue kebanyakan menceritakan tentang sisi romancenya.

By the way, seri VA ada 6 judul :

  1. Vampire Academy
  2. Frostbite
  3. Shadow Kiss
  4. Blood Promise
  5. Spirit Bound
  6. Last Sacrifice

Banyaknya dukungan kepada tokoh Adrian, Richelle Mead pun melanjutkan cerita Adrian di Bloodline Series  dengan dirinya sebagai tokoh utama =)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s