Review Tontonan #3 – Ore Monogatari (2015)

Ore-Monogatari-Wallpaper

Semakin waktu berjalan kesini, anime dengan genre yang fokus ke romance udah jarang. Kalaupun ada yang pake embel-embel romance, pasti lebih dominan unsur ecchi atau dramanya. Ada anime romance yang lumayan buat mengobati kangen gue sama tontonan anime genre romance. Judulnya Ore Monogatari, yang artinya “Kisahku”.

Alasan gue berniat review ini, karena menurut gue anime ini tidak boleh dilewatkan oleh pecinta genre romance. Check it out!

Genre : Comedy, Romance, Shoujo
Studio : Madhouse
Adaption : Manga
Episode : 24
Season : Spring 2015
Soundtrack : Opening – Answer by TRUSTRICK & Ending – Shiawase no Arika by LOCAL CONNECT

OM2

Takeo Gouda adalah pria berbadan super besar dengan tampang yang bila orang asing pertama melihatnya, pasti terkesan menyeramkan. Walaupun begitu Takeo mempunyai hati selembut kapas dan sepolos susu (?) Takeo terkenal di kalangan para teman cowoknya karena sifatnya yang enjoy dan sangat suka membantu. Takeo mempunyai sahabat dari kecil bernama Sunakawa. Bertolak belakang dengan Takeo, Sunakawa adalah sosok bishounen yang terkenal di kalangan cewek. Otaknya juga pintar dan ia suka membaca. Sifat Sunakawa lebih ke arah pendiam dan dingin. Tapi Sunakawa sebenarnya baik dan perhatian dengan sekitar. Cuma saja ia tidak pernah menunjukkannya.

OM1

Sunakawa dan Takeo tinggal di apartemen yang sama dan selalu bersama bila kemanapun. Setiap perempuan yang disukai oleh Takeo, pasti menyukai Sunakawa. Setiap perempuan yang menyatakan cinta ke Sunakawa, pasti Sunakawa tolak. Begitu terus alurnya sehingga Takeo tidak pernah merasakan yang namanya hubungan cinta.

OM3

Suatu hari ketika sedang berada di kereta, Takeo dengan sifat alaminya yang ringan tangan, membantu seorang gadis seumurannya yang sedang dilecehkan. Ketika Takeo melihat wajah perempuan itu, hatinya langsung berdegup.

OM4

Setelah kejadian itu, Takeo mendapat tamu seorang perempuan yang mengaku dirinya bernama Yamato di rumahnya. Ternyata Yamato adalah perempuan yang ia tolong. Hatinya pun menyadari bahwa ia menyukai Yamato di pertemuan keduanya. Tapi ketika melihat bagaimana reaksi Yamato terhadap Sunakawa, ia pun berpikir bahwa gadis ini juga menyukai Sunakawa.

OM6

Ternyata HP milik Yamato tertinggal di kamar Takeo ketika ia berkunjung hari sebelumnya. Karena itu Yamato meminta untuk bertemu lagi di taman sekalian untuk mengambil HP-nya. Takeo pun mengira bahwa gadis ini memakai alasan ini untuk bertemu Sunakawa. Di cerita ke depannya, Takeo tetap pada pemikirannya ini. Padahal sebenarnya Yamato menyukai Takeo dari awal bertemu. Yamato bahkan konsultasi dengan Sunakawa tentang perasaannya tersebut.

OM7

Kemudian progress cerita semakin maju di saat Takeo dan Yamato saling menyatakan perasaannya masing-masing. Kejadian itu di kamar Sunakawa dan Sunakawa sendiri hanya memalingkan wajah, menghilangkan keberadaannya yang sudah lenyap oleh dunia berduanya pasangan baru ini. Bagaimana selanjutnya hubungan Takeo dan Yamato yang baru dimulai ini? Bisa diketahui lebih lanjut saat kamu menontonnya ❤

OM8

Takeo mempunyai kebiasaan untuk selalu memajukan wajahnya bila berbicara dengan seseorang. Wajahnya yang besar dan mulutnya yang besar pula itu akhirnya mengundang ketawa gue. Takeo mempunyai kekuatan yang sangat besar. Ia juga dapat berlari sangat cepat dan selalu diandalkan oleh teman-temannya. Dengan postur yang besar itu, tentu porsi makannya juga besar. Takeo sangat menyukai semua kue yang dibawa oleh Yamato tiap mereka bertemu. Dengan badan besarnya itu, seakan Takeo tidak ada kelemahannya. Sebenarnya ada. Ia lebih mengedepankan perasaan orang lain daripada perasaannya sendiri. Entah bisa dibilang itu kelemahan atau kebaikannya. Tapi menurut gue itu hal yang jarang ada pada orang di real life sekarang. Super dirimu Takeo!

OM9

Yang pertama kali PDKT disini adalah Yamato. Ia berani pergi ke apartemennya Takeo dengan alasan berterimakasih lalu meninggalkan HP agar dapat bertemu lagi. Yamato pula yang selalu mengajak bertemu Takeo dan meminta alamat emailnya. Yamato juga yang lebih agresif untuk berbicara dengan Takeo. Salut dengan keberanian cewek ini yang sebenarnya sifat aslinya adalah pemalu. Perbedaan postur tubuh Yamato dan Takeo sangat beda jauh. Yamato berbadan kecil dan pendek. Jadi bisa bayangin kan gimana kalau mereka berjalan bersampingan. Tapi Yamato tetap dengan bangganya menyebut Takeo sebagai pacar tercintanya.

OM10

Last but not least, Sunakawa di anime ini perannya terkesan samar tapi sebenarnya besar pada hubungan Takeo dengan Yamato. Karena Sunakawa lebih berpikir dengan otak, ia pun selalu megetahui hal yang tidak diketahui Takeo yang tidak sensitif. Sunakawa membantu kencan pertamanya Takeo dan bahkan memberi konsultasi cinta pada Takeo. Adegan yang paling gue suka yang melibatkan Sunakawa adalah saat Takeo penasaran dengan yang namanya ciuman, tapi Takeo mencobanya dengan Sunakawa. Oke tenang aja, ini bukan ciuman dari mulut ke mulut. Karena Takeo sudah melapisi wajah Sunakawa dengan plastik. Tapi tetap aja Sunakawa panik dan mencoba menolak LOL

OM11

Anime ini banyak terselip adegan comedynya. Tapi unsur romancenya pun tidak lenyap begitu saja. Pokoknya seimbang. Konfliknya pun juga jelas, ga aneh-aneh. Gue juga suka liat perkembangan hubungan Takeo-Yamato yang berkembang secara bertahap dengan natural. Dari kecemburuannya Yamato pada gadis yang dekat dengan Takeo hingga ciuman pertamanya mereka. So sweet deh ❤ Ya walaupun tetap dibumbui dengan ekspresi dan tingkah Takeo yang bikin ngakak.

Soundtracknya enak. Kalau pendapat pribadi, gue suka openingnya. Suara penyanyinya yang cewek disini itu halus dan adem :3 Grafiknya pun juga bagus, sesuai dengan studionya yang membuat, yaitu Madhouse. Mungkin minusnya bagi gue adalah ceritanya yang efek kilau dan warna warni di tiap adegan “dunia berdua” Takeo dan Yamato. Wajar sih itu ada. Tapi gue nontonnya agak risih gimana gitu, karena efeknya terlalu terang wkwk. Tapi overall gue menyukai anime ini. Yeyeyey! XD

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s