Review Buku #22 – The Fill-In Boyfriend (2015)

cover

Everyone, everything, has a story. When you learn those stories, you learn experiences that fill you up, that expand your understanding. You add layers to your soul.

Buku ciptaan Kasie West yang pertama gue baca. Dari judulnya saja sudah jelas genrenya romance. Gue tidak begitu berharap banget ceritanya bakal bagus. Oh ternyata gue salah. Karena dari awal gue baca buku ini, gue jadi melanjutkan baca buku Kasie West yang lainnya. Cute and fluffy romance. Selingan yang baik untuk dibaca di antara list buku yang masih menumpuk.

Ketika pacarnya Gia Montgomery, Bradley, mencampakkan dirinya di tempat parkir halaman sekolahnya yang sedang mengadakan Prom Night, Gia harus berpikir cepat. Karena selama ini Gia sudah menceritakan pada temannya tentang Bradley. Seharusnya malam Prom Night ini adalah malam dimana ia membuktikan bahwa pacarnya itu ada. Jadi ketika ia melihat seorang pria manis yang sedang menunggu saudara perempuannya, Gia meminta tolong kepadanya. Tugas pria itu mudah : menjadi pacar sementara- 2 jam, tidak saling membuat janji dan beberapa kebohongan untuk meyakinkan temannya. Setelah itu, Gia akan mendapatkan kembali Bradley yang sesungguhnya.

“Well, if you’re a mess then I’m a natural disaster.”
“The cutest natural disaster I’ve ever seen.”

Hanya saja ketika acara prom selesai, yang terus Gia pikirkan malah Bradley palsunya. Pria yang ia bahkan tidak tahu nama aslinya. Gia pun berpikir apakah ia bisa membuat pacar bohongannya itu menjadi pacar asli. Namun Bradley mendadak kembali ke hidupnya. Bradley mengungkapkan kebohongannya selama ini. Hal itu dapat menyebabkan hancurnya hubungan pertemanannya dan hubungan barunya dengan pria manis yang tidak bisa Gia berhenti pikirkan.

Alur cerita yang mengalir lancar, konflik yang tidak ribet dan ending yang manis. Cerita yang dihadirkan sesuai sekali buat para remaja masa sekolah. Kenapa gue yang sudah kepala 2 ini masih baca? Seperti yang gue bilang di atas, gue ngga gitu berharap ceritanya bakal super. Tapi walaupun begitu, gue juga tidak rela drop ini bacaan begitu saja. Seperti ada magnet yang menarik gue untuk tetap di tempat dan gue ngga bohong. Kalian setidaknya harus mencoba dulu halaman pertamanya dan pasti bakal keterusan. Sama seperti gue yang akhirnya menyelesaikan hingga halaman terakhir dan puas dengan pilihan buku yang gue ambil.

My preference is simple—you.

SUPER ADORABLE!
Karena konsep ceritanya simple, review ini pun tidak panjang. Hal yang bisa gue petik dari cerita ini adalah bahkan orang yang cuma sekedar lewat saja bisa jadi calon jodoh masa depan (?)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s