Curcol Novel #26 – By Your Side (2016)

cover

What do you do when you fall for the person you least expect?

Lalu pada akhirnya gue jadi suka sama cerita yang dikarang oleh Kasie West. Buku kedua doi yang gue baca ini menceritakan tentang seorang perempuan yang mempunyai penyakit mudah panik dan gelisah (anxiety disorder) dan seorang pria yang tidak mau mempunyai hubungan komitmen dengan siapapun. Kisah mereka dimulai ketika mereka terjebak di dalam perpustakaan bersama. Bagaimanakah jadinya?

Autumn Collins secara tidak sengaja terjebak di dalam perpustakaan sepanjang akhir minggunya. Dengan harapan para sahabatnya sadar bahwa ia tertinggal, Autumn pun menunggu datangnya pertolongan. Tapi mereka tidak pernah datang. Ternyata dirinya tidak terjebak di perpustakaan sendirian. Dax Miller berada di tempat itu juga. Autumn tidak begitu mengenal Dax. Bahkan ia tidak pernah berbicara dengan Dax selama di sekolah. Ia hanya mengetahui Dax berdasarkan rumor buruk yang beredar.

Possibilities don’t hurt as much as realities. Possibilities are exciting and endless. Realities are final.

Karena tas Autumn tertinggal di mobil Jeff, pria-calon-pacarnya-nanti, handphone pun tidak Autumn bawa. Autumn berusaha mencari segala cara untuk memberi tahu luar sana bahwa ada orang yang terjebak di perpustakaan. Ia berharap Dax juga mau bekerja sama . Tapi entah mengapa Dax tidak ada niat untuk segera keluar dari perpustakaan. Dax pun juga cuek dan bertingkah dingin pada Autumn. Susah untuk didekati. Hal itu membuat Autumn geram dan akhirnya berupaya untuk bisa berteman dengan Dax. Karena bila mereka akan menghabiskan akhir minggu terjebak di perpustakaan bersama, bukankah lebih baik kalau mereka dalam hubungan yang baik?

Setelah melewati hari demi hari di perpustakaan, Autumn yakin bahwa Dax adalah orang yang “tidak menyeramkan”, bertentangan dengan rumor yang ada. Dax yang selalu menyendiri itu pun juga ada alasan. Ketika mereka sudah berhasil keluar dari perpustakaan, Autumn berpikir dapat mengobrol seperti biasa dengan Dax. Tapi Dax menghindar dari Autumn. Selain itu ternyata Jeff mengalami koma karena kecelakaan ketika ingin menjemput balik Autumn. Seharusnya Autumn berada di sisi Jeff tapi dirinya malah terus memikirkan Dax.

“Are you ready for this?”
“What?”
” Commitment”
“You make it easy”

Bagian yang paling gue suka di cerita ini adalah ketika Dax mencium Autumn pertama kalinya di dalam mobil. Demi apapun, gue langsung merinding kesenangan di bagian ini.

He was close. Too close. But I didn’t back away. In fact, maybe I had been the one to close the distance between us. I stopped myself from leaning in any closer. I breathed in his breath. Then it was him moving forward, his lips seconds from meeting mine.

“We made a rule,” I whispered.

“Unlike you, I don’t follow rules.” He didn’t give me a chance to respond.

Dan sekarang gue sudah tidak sabar untuk membaca buku baru Kasie West yang akan rilis bulan July 2017 ini. XD

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s