Review Buku #120 – Amy and Roger’s Epic Detour by Morgan Matson (2010)

Amy and Rogers Epic Detour - Morgan Matson

I was in big trouble, yes, and we were more broke than I’d have liked, but the two of us were also on our own. The damage was done. We could do anything—go anywhere—that we wanted. We were crossing America. We had a car and gas money and a destination. The road was open ahead of us.

Tiga bulan setelah ayahnya meninggal, kehidupan Amy Curry dan keluarganya berubah. Suasana keluarganya menjadi segan dan bahkan saudara kembarnya masuk tempat rehabilitasi. Karena rasa bersalah akan kematian ayahnya, Amy ikut menutup diri dari banyak orang termasuk sahabat dekatnya. Ia bahkan tidak bisa menyetir mobil lagi.
Ibunya memutuskan untuk pindah ke Connecticut. “Awal yang baru. Tempat dimana tidak ada kenangan lama”. Keesokan harinya, rumah mereka mulai diiklankan untuk dijual. Namun ibunya pergi duluan ke Connecticut untuk mulai bekerja disana dan mengurus rumah baru mereka. Amy pun tinggal sendirian selama tiga bulan di rumah lama hingga sekolahnya berakhir.

Namun rencana yang sudah dipersiapkan saat hari dimana Amy berangkat ke Connecticut tidak berjalan mulus. Keterbatasan biaya membuat mobil Amy harus disewakan ke orang lain. Akhirnya selama empat hari Amy akan menghabiskan perjalanan bersama dengan Roger Sullivan. Roger yang akan mengemudi karena kebetulan tempat yang ingin ditujunya searah dengan Amy. Tapi apa bisa Amy melakukan perjalanan bersama orang asing dengan situasinya yang menutup diri?

Sebelum memulai perjalanan, Amy sempat membaca buku ayahnya yang menyinggung untuk pergi kemanapun dengan bebas selagi masih muda. Amy berpikir kalau perjalanan ini akan berharga untuk pengalamannya dan ia memutuskan untuk mengubah rute perjalanan yang sudah disiapkan ibunya. Amy dan Roger akan mengambil jalan memutar dan mengunjungi tempat yang ingin mereka kunjungi. Asalkan mereka tetap sampai di tujuan akhir yang sama dalam kurun waktu empat hari.
Yang tidak Amy duga adalah perjalanan ini mengubah hidupnya sekali lagi.

The best discoveries always happened to the people who weren’t looking for them. Columbus and America. Pinzón, who stumbled on Brazil while looking for the West Indies. Stanley happening on Victoria Falls. And you. Amy Curry, when I was least expecting her.

Jadi gue dalam rangka marathon membaca semua buku Morgan Matson dan tentu saja gue memulainya dari buku debutnya. HOLY MOLY. Sekarang gue mengerti kenapa Morgan Matson mempunyai fanbase yang kuat karena gue sekarang juga ikut di dalamnya. Halo Morgan Matson, kamu punya fans baru.

I love this sooooo much. Perjalanan yang dilakukan Amy dan Roger sungguh menarik untuk disimak dan tidak membosankan. Lalu ada banyak gambar dari setiap tempat yang mereka kunjungi. Ditambah lagi interaksi mereka membuat gue luluh. YES THEY’RE SO CUTE. YES I NEED MORE OF THEM.
Amy and Roger’s Epic Detour sudah menjadi salah satu YA contemporary favorite yang pernah gue baca. Siapa sangka kalau cerita tentang perjalanan akan meninggalkan bekas senyaman ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s