Review Buku #82 – Until Friday Night (2015)

until friday night - abbi glines

Not everything is what it seems. Not everyone is what they should be or appear to be.

Perempuan itu menyaksikan ayahnya membunuh ibunya. Pria itu sedang menderita menyaksikan ayahnya yang perlahan menuju waktu kematian. Kemudian dengan beban yang terus bergantung di pundak, perempuan dan pria itu bertemu.

Continue reading

Advertisements

Review Buku #81 – Adorkable (2016)

Adorkable

Because you want to keep playing pretend when all I want to do is make it real.

Di tahun senior SMA-nya dan menjelang umur 18 tahun, Sally Sue Spitz sama sekali belum mempunyai pacar, tapi sudah berkali – kali ikut kencan buta. Terima kasih untuk ibunya yang bekerja sebagai wedding planner dan sahabatnya, Lillian Hooker yang bermimpi untuk menjadi pencari jodoh, akhirnya Sally selalu ikut kencan buta. Continue reading

Review Buku #80 – Together at Midnight (2018)

together at midnight

Where I belong is here, because that’s where we all are, fighting our hard battles for the same things.

Setelah beberapa bulan Kendall ikut program Movable School di Eropa, ia akhirnya kembali ke kotanya. Semester terakhir di masa SMA-nya sudah menunggu Kendall setelah tahun baru. Orang tua Kendall sudah bercerai dan ia tinggal dengan ibunya. Karena Kendall merasa tidak nyaman dengan suasana di rumahnya, ia mengisi sisa seminggu liburnya di New York. Continue reading

Review Buku #79 – Love, Life, and the List (2017)

love, life, and the list

Nobody else’s opinion about my art would matter until mine did.

Syarat yang harus dipenuhi untuk mengajukan pendaftaran ke universitas seni yang Abby Turner inginkan hanya tinggal satu. Berhasil menjual karya lukisannya ke orang lain. Menurut Abby itu tidaklah masalah karena ia percaya diri dengan kemampuannya, dan semua orang di sekitarnya juga berkata hal yang sama. Continue reading