Audiobook? Yes yes yes!

stack-of-books-1001655_1920

Gue sedang mulai mendengarkan audiobook dan ternyata nyaman juga dengar seseorang cerita isi seluruh buku ke kuping gue. Selain bisa melatih kemampuan listening english agar menjadi lebih baik, audiobook pas banget bagi orang yang kesehariannya sibuk. Sambil mengerjakan kesibukan, biasanya kita mendengarkan musik. Nah musik tersebut diganti audiobook. Gue pun jadinya bisa terus menyicil daftar TBR (To be Reading) yang sangat menumpuk.

Di sebuah audiobook biasanya dibacakan oleh beberapa orang. Karena di sebuah cerita pasti banyak tokohnya. Tapi ada juga audiobook yang dibacakan hanya oleh 1 orang. Ada sebuah audiobook yang gue dengarkan, genrenya young adult gitu. Hanya 1 perempuan dan perempuan tersebut bisa menghasilkan berbagai macam suara. Ada sekitar lebih dari 10 orang yang diiperankan. Semua suara tiap tokohnya pun berbeda. Wow. Sepertinya gue akan menyelingkan waktu untuk beralih ke audiobook 🙂

Terus darimana sumber situs tempat gue mendapatkan audiobook? Kalian bisa mendapatkannya di situs https://vk.com/best_audiobooks. Di situs tersebut banyak audiobook yang disediakan. Dari genre young adult, romance, fantasy hingga mystery. Surganya pecinta audiobook. Selain ada fasilitas streaming, kalian juga bisa download audiobooknya juga kok. Tapi mesti install add-ons savefrom di browser kalian terlebih dulu. Setelah install add-ons tersebut, bakal muncul icon download di audiobook yang lagi didengarkan. Untuk lebih detailnya, ada caranya di situs tersebut.

Selain situs di atas, gue juga sering mendapatkan audiobook dari situs torrent. Seperti piratebay atau kickass. Atau dari situs http://forum.mobilism.org/viewforum.php?f=124. Kalian tinggal search aja di bagian audiobook. Tapi supaya dapat memanfaatkan fasilitas searchnya, kalian harus login dulu. Kalau belum terdaftar, ya register saja. Gratis kok daftarnya. Situs ini pilihan audiobooknya super duper banyak. Hanya saja link downloadnya beragam, jadi terkadang ada yang speed downloadnya maksimal dan tidak.

Tapi dari 3 sumber di atas, yang paling gue suka adalah https://vk.com/best_audiobooks. Karena walaupun daftar audiobooknya ga seabrek situs mobilism, cara streaming dan downloadnya mudah.

Oke jadi begitu saja postingan tentang audiobooknya. Kalau ada yang ingin dicarikan link download audiobook, mungkin bisa gue bantu carikan =)

Review Buku #24 – All The Bright Places (2015)

cover

Is today a good day to die? And if not today—when?

Berlanjut lagi buku yang tokohnya mengalami penyakit bipolar. Kebetulan buku ini ada adatapsi movienya. Tapi gue belum niat untuk menonton movienya, karena biasanya sumber cerita aslinya lebih bagus. Jadilah gue bertemu dengan buku ini. Menceritakan tentang pria yang mempunyai masalah berat di hidupnya dengan gadis yang bersedih karena ditinggal saudaranya.

Continue reading

Review Buku #23 – When We Collided (2016)

cover

Can you find yourself when you are falling apart?

Penyakit bipolar sering diangkat menjadi unsur sebuat cerita, maupun itu buku  atau movie. Buku ini gue temukan ketika gue lagi mencari rekomendasi cerita yang tokohnya mengalami penyakit bipolar. Penyakit bipolar adalah penyakit dimana penderita perubahan emosi yang sangat ekstrim. Dari bahagia berlebihan menjadi putus asa berat. Penderita beresiko merusak diri sendiri dan bisa berakhir dengan kematian akibat bunuh diri karena emosi putus asa yang terlalu dalam. Kemudian gue menemukan cerita dengan topik bipolar ini yang merupakan buku debut dari Emery.

Continue reading

Review Buku #22 – The Fill-In Boyfriend (2015)

cover

Everyone, everything, has a story. When you learn those stories, you learn experiences that fill you up, that expand your understanding. You add layers to your soul.

Buku ciptaan Kasie West yang pertama gue baca. Dari judulnya saja sudah jelas genrenya romance. Gue tidak begitu berharap banget ceritanya bakal bagus. Oh ternyata gue salah. Karena dari awal gue baca buku ini, gue jadi melanjutkan baca buku Kasie West yang lainnya. Cute and fluffy romance. Selingan yang baik untuk dibaca di antara list buku yang masih menumpuk.

Continue reading