Review Buku #114 – In the Afterlight ‘The Darkest Minds 3’ by Alexandra Bracken (2014)

in the after light - alexandra bracken

I could tell myself a thousand times, but each time my whole self would feel the shock of it all over again—because the dark was where things were lost. It devoured everything good.

Markas Children’s League hancur dan lenyap. Ruby dan semua orang yang selamat mengetahui kalau data yang ingin dihancurkan oleh Clancy adalah informasi obat untuk mengembalikan anak – anak yang mempunyai kekuatan menjadi normal. Continue reading

Advertisements

Review Buku #113 – Never Fade ‘The Darkest Minds 2’ by Alexandra Bracken (2013)

never fade - alexandra bracken

You better hope you never find me. Because what I’ll do to you will be so much worse than a bullet in the skull.

Ruby membuat perjanjian dengan Children’s League. Perjanjiannya adalah Ruby akan patuh dengan segala perintah yang diberikan Children’s League namun Liam harus dilepaskan dari organisasi tersebut. Agar Liam tidak mengejar dan mencarinya, Ruby pun menggunakan kekuatannya untuk menghapus seluruh jejak dirinya di dalam ingatan Liam. Continue reading

Review Buku #112 – The Darkest Minds ‘The Darkest Minds 1’ by Alexandra Bracken (2012)

The Darkest Minds 1

I thought I had escaped the monsters, that I’d left them locked up behind an electric fence. But the shadows were alive, and they had chased me here.

Muncul wabah penyakit skala besar yang mengakibatkan banyak anak di bawah umur 17 tahun meninggal dan anak yang selamat dari wabah yang disebut IAAN itu rupanya mempunyai kekuatan super. Peristiwa besar itu menyebabkan situasi dan kondisi dalam berbagai aspek di segala tempat menjadi kacau. Ini adalah kisah tentang perjuangan anak – anak spesial tersebut bertahan hidup di dunia yang baru. Continue reading